DISCLAIMER

Kamu harus berusia 18 tahun atau lebih untuk masuk ke website ini

Masuk | Keluar

We are Clas Mild

Unmute

Adalah panggilan untuk memulai perubahan karena satu langkah kecil mampu menggerakkan ribuan langkah lainnya, sekarang!

BRAND TRANSFORMATION!

NEWS

Rokok Seni

Karya Seni dari Bubuk Kopi

Ada sebuah tradisi unik yang bisa kamu temui saat melawat ke Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur. Di daerah yang dikenal sebagai penghasil marmer ini, seni lukis tak mengandalkan cat air atau cat minyak, tapi bubuk kopi.

Cethe, begitulah kegiatan ini disebut. Ampas kopi diendapkan dan dioleskan ke batang rokok. Tak sembarang mengoleskan tentunya. Endapan kopi tersebut dilukis hingga membentuk motif batik, abstrak, dan lain-lain.

Kebetulan, Tulungagung juga terkenal sebagai sentral kopi khas. Jadi, bahan untuk kegiatan Cethe hampir dipastikan tidak kurang. Bahkan, masyarakat Tulungagung memberi label "wedang kopi Cethe" untuk kopi yang hendak dijadikan bahan melukis. Kendati demikian, tak banyak orang ahli dalam bermain Cethe. Kertas rokok tentu sangat tipis. Para pemain Cethe butuh konsentrasi tinggi agar olesan atau lukisannya tak merusakn kertas rokok tersebut.

Proses pengendapan kopi juga sangat menentukan. Biasanya, air kopi ditung sedikit demi sedikit ke sebuah wadah. Tujuannya yakni mendapat endapan yang sempurna. Bahkan, ada juga yang menggunakan kertas atau tisu untuk mengendapkan.

Setelah itu, pemain Cethe menggunakan bantuan korek api kayu atau tusuk gigi. Bila mengacu ke seni lukis sesungguhnya, korek api dan tusuk gigi adalah substitusi dari kuas. Semakin runcing dan halus, goresan semakin bagus. Bila motif atau gambar sudah terbentuk sempurna, lukisan dikeringkan. Tak boleh ada sisa air dalam endapan kopi. Bagaimana sih hasil kesenian Cethe ini? Saat ke Tulungagung, kamu juga bisa menikmati festival Nyethe pada waktu-waktu tertentu. Inilah perlombaan untuk mencari hasil Cethe terbaik.

Lestarikan

Langkah Mudah Lestarikan Lingkungan

Kepedulian terhadap lingkungan tak cuma menyoal kegiatan masal seperti menanam 1.000 pohon. Kegiatan mulia tersebut bisa jadi sia-sia kalau banyak aspek yang sifatnya kecil justru luput dari perhatian.Ya, pelestarian lingkungan sejatinya bisa dimulai dari diri sendiri dengan kegiatan sederhana. Apa saja itu?

  1. Hemat Tisu

    Tak cuma kertas, tisu juga mengandalkan pohon sebagai bahan baku. Jika satu orang Indonesia menggunakan enam lembar tisu sehari, berapa banyak tisu yang harus diproduksi dalam setahun? Lalu, berapa pohon yang harus ditebang sia-sia?
  2. Berkebun di Rumah

    Andai kamu tinggal di pusat kota besar, polusi pasti menghantui. Oleh karena itu, penghijauan sangat penting minimal di pekarangan rumah sendiri. Tak asal berkebun tentunya. Totalitas kamu dalam merawat tanaman-tanaman tersebut jadi substansi utamanya.
  3. Tolak Tas Plastik

    Setiap tahun, ada 300 juta kantong plastik terbuang. Padahal, pastik butuh 1.000 tahun agar terurai. Untuk mengatasi masalah ini, caranya pun sederhana. Kamu tinggal menyediakan tas lipat kecil saat belanja.
  4. Simpan Sampah Dulu

    Kita tentu sering mendengar kalimat "Buanglah sampah pada tempatnya!" Namun, tanpa bermaksud menyalahkan orang lain, masalah terkadang bukan datang dari tabiat orang. Kita juga sering menemukan spot-spot yang tak ada tempat sampah. Untuk itu, perlu kesadaran lebih agar kamu mau menyimpan sampah terlebih dahulu sampai menemukan tempat sampah.
Patuh

Patuh Lalu lintas Mulai Dari Diri Sendiri

Pelanggaran lalu lintas ibarat rutinitas di negara ini. Sebagian menyalahkan aturan yang tegas, lainnya menuduh ini sudah melekat dalam karakter orang Indonesia.

Tak perlu menyalahkan orang lain apalagi membanding-bandingkan dengan tetangga terdekat seperti Singapura. Sejatinya, pelanggaran lalu lintas juga sering dipicu oleh kebiasaan buruk seseorang.

Andai saja beberapa kebiasaan buruk ini bisa dihilangkan, pelanggaran lalu lintas pun bisa berkurang besar. Apa saja kebiasaan buruk tersebut?

  1. Jam Karet

    Budaya ini telah jadi stereotip orang Indonesia. Tanpa disadari, budaya jam karet juga telah berimbas buruk terhadap lalu lintas. Saat berangkat kantor tepat waktu, kamu mungkin tak akan menerobos lampu merah atau masuk ke jalur "Busway".
  2. Alihkan Pandangan dari Pos Polisi

    Saat lampu merah, kamu pasti langsung menatap ke pos dan bertanya dalam hati, "Ada polisi gak ya?" Ini juga yang jadi pemicu. Seolah-olah, kamu hanya diwajibkan mematuhi peraturan saat ada polisi.
  3. Cek Kendaraan Sebelum Berangkat

    Beberapa aturan lalu lintas juga menyoal kelengkapan kendaraan seperti lampu, spion, dab helm. Alangkah baiknya jika kamu mengeceknya sebelum pergi.
  4. Bungkam Telepon Genggam

    Menelepon saat bekendara juga jadi pelanggaran yang sering terjadi. Padahal, bahayanya cukup besar dan menyangkut nyawa. Agar tak tergoda dengan nada dering dan bisa lebih konsentrasi saat berkendara, kamu lebih baik mengaktifkan mode diam atau bahkan mematikan HP-mu.

Event

Clasphereince Stage

Claspherience Stage

Stage of the claspherience

Sandy Sandoro

Sandy Sandoro

Claspherience Artists

Once Sandy Sandoro

Once & Sandy Sandoro

Claspherience Artists

Once Bunga Sandy Sandoro

Once - Bunga Citra Lestari - Sandy Sandoro

Claspherience All Artists

Clasoundsation Stage

Clasoundsation Stage

The Stage of Clasoundsation

Geisha

Geisha

Clasoundsation Artist

Nidji

Nidji

Clasoundsation Artist

Nidji

Nidji

Clasoundsation Artist

  • Sebuah konser musik yang disajikan dengan kualitas terbaik. Memadukan kombinasi musisi papan atas, sound system yang mewah dengan 3D mapping visual projector. Claspherience memberikan pengalaman menonton konser musik yang berbeda.
  • Adalah event musik outdoor tahunan persembahan CLAS MILD dalam rangka memberikan apresiasi bagi konsumen Clas Mild diranah musik. Clasoundsation selama ini dikenal sebagai acara musik yang unik, karena kian kali memfasilitasi intimacy (kedekatan) antara artis dan penonton.